Terobosan Hendra untuk Advance Easy Rent

Hendra Indira, sales & Marketing Director Advance Group

Hendra Indira adalah sarjana teknik yang memilih profesi menjadi marketer. Sewaktu kuliah, dia memilih jurusan Teknik Sipil Universitas Trisakti dan berhasil menyelesaikan program S1-nya pada 1998. Saat itu banyak perusahaan di bidang engineering ‘meminangnya’ untuk bergabung, namun Hendra menolak ‘pinangan’ itu. Sebaliknya, dia lebih tertarik menekuni bidang marketing dengan bergabung dengan Lippo Group hingga posisi terakhirnya sebagai product manager (2002). “Project yang saya tangani diantaranya St. Moritz Penthouses & Residences,” ujarnya.

Selama di Lippo Group dia mengukir prestasi dengan meraih Top Sales Property karena sukses melakukan peluncuran dan penjualan properti hingga 5 tower. “Prestasi ini membuat saya makin mencintai bidang sales dan marketing. Dari Lippo, kemudian saya pindah ke Advance untuk menangani divisi penjualan Advance Group,” urai Hendra yang kini menjabat Sales & Marketing Director Advance Group.

Sebagai ‘panglima’ perusahaan di bidang sales, dia memimpin 700 tenaga sales yang meng-cover tujuh wilayah regional, meliputi Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa timur, Bali, Makassar, dan Sumatera yang tersebar lebih dari 200 network di seluruh Indonesia.

Tugasnya yang lain adalah melakukan pengembangan produk (product development), merancang strategi marketing dan promosi untuk mencapai target penjualan, serta bertanggung jawab untuk pengembangan bisnis Advance Group beserta perluasan jaringannya ke seluruh area di Indonesia.

Dia mengakui, era shifting dan disruptif menjadi kendala dalam menjalankan program sales. “Oleh karena itu, inovasi di semua lini menjadi solusi. Kami harus mampu menciptakan strategi penjualan yang tepat agar dapat tetap memimpin pasar,” papar Hendra, kelahiran Pangkalpinang, 43 tahun lalu.

Salah satu strategi inovasi yang digulirkan, bahkan menjadi yang pertama di Indonesia adalah Advance Easy Rent, yakni model business to business (B2B) dengan menyewakan alat water purifier kepada korporat. Sejumlah korporat yang menjadi pelanggan diantaranya BCA, BTPN, Rai Fitness, dan Astra. Setelah korporat, inovasi program berlanjut ke segmen keluarga.

Namun, menggarap segmen keluarga tidak semudah membalikkan tangan. Terlebih lagi ada anggapan biaya sewa water purifier mahal. ‘Hal inilah yang kami sampaikan ke konsumen bahwa ke depannya setiap orang bisa menggunakan water purifier dengan harga yang sangat terjangkau. Di samping itu, kami akan menyediakan berbagai model dan tipe yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan customer,’ urai Hendra, pehobi traveling, mountain biking dan mountain trekking.

Untuk mendukung program, pihaknya belakangan ini gencar melakukan aktivasi Below The Line (BTL) yang difokuskan mengedukasi masyarakat tentang dampak dan pentingnya mengkonsumsi air bersih dan sehat. Selain itu, menggelar sosialisasi ‘Air yang bersih dan sehat’ di sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi bagi para pelajar.

Tentu saja, program edukasi ini menguras waktu dan tenaga. Kegiatan roadshow ke luar kota pun dilakoni Hendra untuk mengetahui respon konsumen, termasuk mengedukasi produk Advance ke berbagai media, baik digital, cetak, community, maupun link business. Selain memberi pemahaman tentang pentingnya air bersih dan sehat kepada masyarakat, kegiatan edukasi tersebut diarahkan untuk menyukseskan program Easy Rent ke segmen keluarga yang rencananya akan launching pada semester ke-2 tahun ini dengan harga sewa mulai Rp250 ribu per bulan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)