The “Lean and Mean” Team Iris

Belum genap tiga tahun hadir di industri periklanan Indonesia, tim Iris sanggup menyabet dua penghargaan di ajang Citra Pariwara 2013, yaitu sebagai “Agency of The Year” dan “Digital Agency of The Year”. Setahun sebelumnya, tim ini menempati Top Five Agency di ajang serupa. Siapa saja tim suksesnya?

“Sukses ini bukan karena satu orang saja. Tetapi, buah kerja keras seluruh tim yang mampu bekerja sama dan saling support,” kata Director of Operations Iris Worldwide Indonesia Maneha Widarso, membuka percakapan seputar keberhasilan Iris menyabet penghargaan bergengsi di ajang Citra Pariwara 2013.

Tim Iris Worldwide Indonesia

Kebanggaan Maneha atas tim yang dipimpinnya itu cukup dimaklumi. Lantaran, belum genap tiga tahun—sejak diperkenalkan pada November 2011 lalu, Iris mampu menggondol penghargaan bergengsi. Jika di tahun pertama kehadirannya di Tanah Air, tim Iris berhasil menempati Top Five Agency di ajang tahunan komunitas periklanan, maka pada 2013 Iris sukses menyandang atribut Agency of The Year 2013 serta Digital Agency of The Year 2013.

Penghargaan yang diraih Iris ini sejalan dengan klien-klien besar yang di-handle-nya dari berbagai industri seperti Sony Mobile, Merck, XL Corporate, Piaggio, Nestle, Levis, Sony Indonesia, hingga produk fashion Minimal.

Diakui Maneha, tak mudah mencetak sukses dalam sekejap. Bahkan, untuk mengusung nama Iris plus filosofinya pun bukanlah perkejaan yang enteng. Apalagi kehadiran Iris masih kurang dari tiga tahun, dan tim yang mengusungnya pun terhitung cukup ramping—Maneha menyebut tim Iris sebagai tim Lean and Mean.

“Maksudnya, jika dibandingkan dengan agensi komunikasi mulitnasional lainnya, tim Iris sangat ramping (lean) dan semua personil berkontribusi dan bisa bekerja (mean). Istimewanya, di usia yang belum genap tiga tahun, tim kami dengan sangat cepat mengimplementasikan filosofi Iris Worldwide,” cerita Maneha bahagia.

Senada dengan Maneha, Technical Advisor Iris Worldwide Indonesia Keat Soh—yang dipercaya memimpin tim kreatif di Iris—mengaku bahwa motor kerberhasilan Iris bukan hanya tim kreatif. “Keberhasilan Iris di Citra Pariwara adalah berkat kolaborasi yang apik dari semua tim, baik itu tim kreatif, account service, planner, activation, PR, hingga digital,” tambah Keat.

Sejatinya, menurut Maneha, keberhasilan Iris juga menjadi keberhasilan keluarga para personil tim. Mengapa? Lantaran, waktu keluarga di akhir pekan acap kali terpakai untuk urusan pekerjaan. “Oleh karena itu, kami juga mengucapkan terima kasih atas support keluarga seluruh tim Iris selama ini,” ucap Maneha tulus.

Kesibukan masing-masing personilnya itulah yang membuat komunikasi antar tim lebih sering dilakukan via Blackberry Messenger (BBM), atau menyempatkan diri bercengkrama di saat makan siang maupun merokok bareng di area balkon. Meski demikian, agenda meeting regular di Senin pagi wajib dihadiri oleh seluruh tim, guna membahas kegiatan untuk minggu yang sedang berjalan maupun seminggu ke depan.

Di tengah kesibukan, tim Iris juga berusaha menyempatkan diri untuk membuat pesta kecil secara regular. Mulai dari pesta Natal, pesta Lebaran, pesta Imlek, hingga pesta keberhasilan pasca memperoleh penghargaan di ajang Citra Pariwara. Selain untuk makin mendekatkan diri antarpersonil tim, pesta kecil itu juga sebagai wujud apresiasi atas kerja keras seluruh tim. “Beruntung , beberapa personil tim memiliki talenta yang dapat memeriahkan pesta kecil kami, yang digelar di ruang besar kantor Iris. Ada yang bisa menjadi singer, dancer, hingga DJ.”

Berbeda dengan agensi komunikasi yang identik dengan penampilan personilnya yang glamour, stand out, dan hedon, menurut Creative Director Iris Worldwide Indonesia Bam Liu, Tim Iris terdiri dari ordinary people, laiknya orang kebanyakan. “Tidak ada personil yang superstar atau terlalu eksis. Semuanya sama. Inilah yang membuat saya kerasan di Iris.”

Maneha mengamini ucapan Bam. “Kreativitas seseorang tidak diukur dari penampilannya yang nyentrik dan stand out. Justru orang kreatif yang bagus-bagus, biasanya mereka yang berpenampilan sederhana layaknya orang biasa. Namun, kreativitas mereka very deep,” tutur Maneha mengutip kalimat sahabatnya, seorang kreatif dari Malaysia, Yasmin Ahmad.

Selain itu, atmosfer keterbukaan juga menjadi salah satu penyebab tim Iris selalu terlihat kompak. Menurut Bam, tim Iris sangat terbuka atas apapun, termasuk masukan dari klien maupun dari setiap personil. “Kami percaya, ide kreatif berasal dari keterbukaan, datang dari kejujuran, dan berangkat dari kehidupan nyata. Untuk itu, tim kami sangat terbuka terhadap new possibility, new ways, hingga new communicate,” yakin Bam.

Sepaham dengan Bam, Keat menambahkan bahwa kerbehasilan tim Iris tak lepas dari pendekatan terintegrasi yang dilakukan tim dalam memberikan solusi kepada klien dan brand-nya. “Kami selalu menawarkan cara komunikasi yang berbeda, dengan melihat isu atau masalah yang dihadapi klien atau brand. Itu sebabnya, kami tidak hanya (memposisikan diri sebagai) advertising agency, melainkan konsultan bisnis yang dapat membantu klien dalam memberikan solusi,” tegas Keat.

Singkat kata, ide tidak harus melulu datang dari tim kreatif. Boleh jadi, solusi untuk brand klien justru datang dari mana saja—baik dari tim activation, PR, digital, account service, planner, maupun tim lainnya. “Ide kreatif bisa datang dari mana saja. Boleh jadi ide datang dari pengamatan kami saat berada di supermarket, mencermati obrolan di warung, atau setelah ngobrol dengan tetangga,” tandas Keat.

Penasaran, siapa saja tim dibalik sukses Iris? Ada tim kreatif yang dipimpin oleh Keat, yang di dalamnya ada Bam Liu dan Terence Wong selaku Creative Director; tim account service yang dipimpim Maira Catacutan dan Oni Marbun; tim planning yang dipimpin Rahadian Fajar; tim brand design yang dipimpin Irvan Permana; tim PR yang dipimpin Sisi Suhardjo; tim activation yang dipimpin Shinta Langka; dan tim Relation Marketing yang dipimpin Elsye.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)