Merevitalisasi 25 PAUD di Inisiatif #Pijarilmu 2019

Pagi itu, sekumpulan bocah berpakaian adat Sumba tampak bersuka cita menyambut rombongan tamu yang datang. Didampingi sejumlah penari dewasa sekaligus disertai pekikan semangat para ibu, mereka tampak lincah membawakan tarian khas Sumba Barat Daya, Woleka.

Pada kesempatan itu, kepala rombongan tamu. Gunawan Salim, dikenakan kostum daerah khas Sumba oleh pemilik rumah, Mama Agnes. Sementara tamu lainnya, masing-masing diselempangkan tenun cantik khas Sumba.

Ya, akhir Agustus lalu, rombongan Asuransi Astra yang dipimpin Gunawan memang tengah berkunjung ke PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Hati Nurani, yang terletak di Desa Watu Kawula, Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sehari sebelum Hari Ulang Tahun PAUD Hati Nurani, Asuransi Astra memberikan kejutan dengan membangun gedung sekolah baru.

Kejutan Asuransi Astra bukan tanpa alasan. Lantaran, PAUD Hati Nurani yang berdiri sejak tahun 2015 berawal dari sebuah rumah sangat sederhana milik Mama Agnes, yang juga pendiri PAUD. “Ruang tamu rumah dijadikan kelas untuk belajar anak-anak PAUD, yang waktu itu berjumlah 31 orang,” cerita Mama Agnes.

Saat ini, jumlah anak sudah bertambah menjadi 67 anak, dimana 7 orang di antaranya adalah anak inklusi atau berkebutuhan khusus. “Para guru yang hanya terdiri dari empat orang adalah keluarga saya. Waktu itu, mereka tidak digaji. Bersyukur, saat ini mereka digaji oleh Dinas Pendidikan per bulannya Rp 250 ribu. Saya sendiri sebagai Kepala Sekolah hanya digaji Rp 150 ribu per bulan,” lanjutnya.

Menampung 67 anak—termasuk 7 anak inklusi—dengan ruang kelas yang nyaris tak layak dan fasilitas yang sangat terbatas, mendorong Asuransi Astra untuk berinisiatif membangun gedung sekolah baru melalui program #Pijarilmu 2019.

Diuraikan Gunawan Salim, CMO Retail Business Asuransi Astra, dua tahun lalu, tepatnya pada program Berkah Senyum, Asuransi Astra memberikan bantuan pada 68 panti jompo di Indonesia. Ada 5.000 orang lansia yang berhasil dijangkau melalui bantuan tersebut. Waktu itu ramadhan.

Selanjutnya, pada program #Pijarilmu2018, Asuransi Astra kembali berinisiatif untuk merevitalisasi 50 perpustakaan sekolah di 24 kota di Indonesia—4 di antaranya adalah perpustakaan umum. Program #Pijarilmu 2018 juga menyajikan kelas inspirasi maupun workshop manajemen keuangan dan kepemimpinan. “Waktu itu ada Ibu Sadiyah, tokoh inspriatif yang berasal dari Desa Limboro, Sulawesi Selatan,” papar Gunawan.

Di program #Pijarilmu2019, Asuransi Astra menggelar revitalisasi PAUD dan Taman Kanak-Kanak (TK), terutama PAUD atau TK untuk anak-anak berkebutuhan khusus (inklusi). Asuransi Astra menargetkan merevitalisasi 25 PAUD atau TK dan membangun 1 PAUD di NTT. Selain itu, #Pijarilmu 2019 juga menggelar pelatihan manajemen keuangan sehat untuk orangtua dan guru.

“Objektif dari #Pijarilmu 2019 adalah mewujudkan misi Asuransi Astra dalam meningkatkan pendidikan di Indonesia, literasi keuangan, dan membantu sekolah inklusi di Indonesia seperti yang ditargetkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” ucap Gunawan, yang menyebutkan bahwa untuk mengeksekusi program #Pijarilmu 2019, Asuransi Astra menggandeng organisasi non-profit Happy Hearts Indonesia.

Dalam menjalankan inisiatif #Pijarilmu, Asuransi Astra mengusung konsep Volunteering, baik employee volunteering, influencer volunteering, dan journalist volunteering. "Di Jakarta, karena jumlah karyawannya yang banyak, maka kami sampai membuka pendaftaran untuk volunteering ini dan ada seleksinya. Dari lebih 80 karyawan yang mendaftar, dipilih 35 orang untuk partisipasi menjalankan program #Pijarilmu 2019," jelasnya.

Selanjutnya, mereka dibagi dalam tim, dimana tiap timnya terdiri dari 6-7 orang yang bertanggung jawab terhadap satu sekolah. Mereka bertugas untuk mencari sekolah, mengajukan sekolah yang akan direvitalisasi, berkoordinasi kepada pengurus, presentasi di hadapan panitia, berkoordinasi dengan kontraktor yang akan melakukan revitalisasi, termasuk melakukan monitoring sampai revitalisasi selesai.

Ditambahkan SVP Communication, Event & Service Management Asuransi Astra L. Iwan Pranoto, untuk cabang, maka program melibatkan sekaligus dilakukan oleh tim cabang Asuransi Astra yang ada diberbagai daerah. "PAUD yang dipilih untuk direvitalisasi adalah PAUD pada ring satu yang dekat area cabang. PAUD-nya adalah mereka yang kelas C dan D, yang memang perlu dibantu," ungkapnya.

Dalam konsep employee volunteering, karyawan yang terlibat juga diizinkan untuk menghimpun donasi, baik dalam bentuk buku, mainan anak-anak, maupun uang. Terkait funding, pada #Pijarilmu 2019, Asuransi Astra juga menggelar kegiatan Call to Action melalui kampanye video "Sekolah untuk Desa Watu Kawula".

Kampanye video tersebut telah tayang di akun media sosial Youtube sejak 12 Agustus 2019 dan berakhir pada 12 September 2019. Pada kesempatan itu, Asuransi Astra mengundang influencer untuk terlibat sebagai sukarelawan di program #Pijarilmu 2019. "Dengan men-download dan men-share kampanye video itu, maka secara otomatis mereka telah berdonasi senilai Rp 50 ribu untuk pembangunan PAUD Hati Nurani yang ada di Desa Watu Kawula, Sumba, Nusa Tenggara Timur," papar Iwan.

Dalam rangkaian program #Pijarilmu 2019, Asuransi Astra juga melibatkan media untuk menjadi volunteering. Jika tahun lalu media diajak untuk mengajar, maka di tahun ini, #Pijarilmu mengajak media untuk mengecat mural di dinding PAUD Terpadu Perwari Trisula, Medan. "Pada kesempatan itu, mewarnai dinding dilakukan bersama manajemen, karyawan Asuransi Astra, media, anak-anak PAUD, dan guru," tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)