Filosofi 'The Dance Company' Sebagai Duta CSR Daihatsu

Menjadi brand ambassador perusahaan otomotif raksasa Tanah Air, PT Astra Daihatsu Motor, merupakan kebanggaan tersendiri bagi kelompok musik The Dance Company.  Terpilihnya band yang digawangi oleh Nugie, Aryo Wahab, Pongky, dan Baim itu, tentu saja dilatarbelakangi oleh sejumlah alasan. Di antaranya, kesamaan karakter antara The Dance Company dengan Program "Empat Pilar Corporate Social Responsibility (CSR) Daihatsu".

Terpilih sebagai Brand Ambassador Daihatsu, keempat personil The Dance Company juga memperoleh apresiasi dari manajemen Daihatsu karena mereka termasuk sepuluh orang pertama yang menjadi member Xenia Manias.

Diakui Amelia Tjandra, Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor, empat personil The Dance Company memiliki perhatian yang sama dengan program "Empat Pilar CSR Daihatsu". Baik Nugie, Aryo, Pongky, dan Baim mampu mewakili empat pilar Daihatsu, yakni pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, dan kesejahteraan.

"Filososfi The Dance Company sama dengan Empat Pilar CSR Daihatsu. Kami mencoba menggabungkan empat karakter positif dalam satu kesatuan. Sementara Daihatsu, punya empat pilar CSR yang mampu menyebarkan nilai-nilai positif untuk masyarakat," Nugie mengungkapkan.

Nugie, yang dikenal sebagai pencipta lagu bertema alam dan sejak lama dikenal sebagai artis concern dengan lingkungan, dipercaya mewakili pilar Lingkungan Hidup lewat program "Lingkungan Hijau Bersama Daihatsu". "Saya sangat beruntung, karena terlibat dalam koservasi Penyu yang digelar Daihatsu bersama Komunitas Asik. Sebab,  bicara tentang konservasi, maka saya pertama kali berkenalan dengan konservasi penyu dan menjadi sukarelawan dengan  WWF," lanjut Nugie.

Sementara Aryo Wahab didaulat mewakili pilar Kesejahteraan lewat program "Sejahtera Bersama Daihatsu". Lantaran, Aryo memiliki pengalaman dalam hal berbisnis. Antara lain, ia telah membuka usaha Warung Gimbal sejak dua tahun lalu.

Personil lainnya, Pongky Barata, dipercaya mewakili pilar Sehat lewat program "Sehat Bersama Daihatsu". Dipilihnya Pongky karena perannya yang begitu besar  bersama sang istri, Sophie Novita, dalam memperjuangkan hak anak untuk mendapatkan ASI eksklusif sejak 2004 silam. "Selain kampanye ASI, sudah tiga tahun istri saya punya kampanye Indonesia Makan Sayur. Saya pun sangat mendukung kampanye itu, bahkan terlibat dalam berbagai kegiatan kampanye," ujar Pongky.

Lain lagi dengan Baim. Pria yang lulus hingga jenjang S2 itu, didaulat mewakili pilar Pendidikan lewat program "Pintar Bersama Daihatsu".  "Kebetulan saya bersama istri juga konsentrasi dengan Pendidikan Anak Usaha Dini (PAUD). Untuk itu, saya tertarik terlibat dengan kegiatan Daihatsu bersama SMK Binaan," terang Baim.

Dalam acara Kick Off Perayaan Ulang Tahun Xenia yang Kesepuluh, yang digelar pada awal Maret 2014 ini (3/3), keempat personil The Dance Company juga memperoleh apresiasi dari manajemen Daihatsu karena mereka termasuk sepuluh orang pertama yang menjadi member Xenia Manias.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)