Hadir di Indonesia, Pasta Gigi Upin-Ipin Patok Rp 35 Miliar di Tahun Pertama

Melihat potensi pasar anak yang begitu besar di Tanah Air, yakni mencapai 3 persen dari jumlah penduduk Indonesia--PT Mega Pharmaniaga memutuskan untuk melempar produk pasta gigi anak Upin-Ipin ke Indonesia, pada pertengahan Mei ini. Merek Upin-Ipin milik perusahaan asal Malaysia itu, sebelumnya sudah beredar di pasar Malaysia dan Singapura.

Pasta gigi Upin Ipin membidik pasar anak dari 3 bulan hingga 12 tahun. Selain pasta gigi, PT Mega Pharmaniaga juga berencana melakukan ekstensifikasi ke kategori produk lainnya, vitamin misalnya.

Dijelaskan Azizi Abdul Aziz, President Director PT Mega Pharmaniaga, potensi pasar pasta gigi anak di Indonesia masih sangat menjanjikan. Selain itu, nama Upin-Ipin sendiri sudah sangat akrab dengan anak-anak Indonesia, lewat film serialnya. Tentu saja, popularitas Upin-Ipin akan menjadi modal bagi PT Mega Pharmaniaga dalam memasarkan pasta gigi Upin-Ipin di Indonesia. "Kami akan mengusung ikon sekaligus menghadirkan maskot Upin-Ipin dalam setiap campaign kami," ungkapnya.

Hadir dengan empat varian--yakni apel, jeruk, anggur, dan strawberi--pasta gigi Upin-Ipin juga menawarkan berbagai keunggulan. Di antaranya, tanpa kandungan fluoride, mengandung Xylitol yang dapat melindungi gigi dari bakteri, 100 persen halal karena tidak ada kandungan alkohol dan hewani, serta aman jika tertelan. "Target utama yang kami bidik adalah anak dari 3 bulan hingga 12 tahun," tutur Azizi, yang menyebutkan merek Upin-Ipin ke depannya akan diekstensifikasi ke kategori produk lainnya, vitamin misalnya.

Ditambahkan Deputy President Director PT Mega Pharmaniaga Nordin bin Ishak, sejumlah program marketing dan komunikasi akan digencarkan untuk membangun brand awareness sekaligus penetrasi pasar. "Sebagai tahap awal, tahun ini kami masih akan fokus pada kegiatan Below the Line (BTL)," terangnya.

Rangkaian kegiatan BTL yang digelar antara lain, roadshow mal ke mal di wilayah Jabodetabek, melakukan aktivasi in-store promo, menggelar edukasi ke para siswa, guru, dan orang tua lewat program roadshow ke sekolah-sekolah TK dan SD, hingga memeratakan distribusi ke modern channel dan traditional channel yang tersebar di seluruh Indonesia. "Ke depan, kami juga akan melakukan kampanye di Above the Line (ATL), melalui iklan di media nasional maupun built in branding di serial film Upin-Ipin," papar Nordin.

Melalui rangkaian kegiatan marketing dan komunikasi itu, produk yang dibandrol dengan harga Rp 11 ribu itu, diharapkan dapat disambut positif oleh pasar Indonesia. "Di tahun pertama ini, kami berharap 3 persen dari anak Indonesia sudah menggunakan pasta gigi Upin-Ipin. Target penjualan di tahun pertama ini diharapkan bisa mencapai Rp 35 miliar," patok Nordin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 thought on “Hadir di Indonesia, Pasta Gigi Upin-Ipin Patok Rp 35 Miliar di Tahun Pertama”

saya dari Unity School-Bekasi mau bekerja sama untuk penyuluhan gigi ke sekolah Unity School di Galaxy - Bekasi.kami ada koneksi dengan tim dokter gigi,apakah bisa dibantu mensponsori.terima kasih
by cynthia, 16 Mar 2015, 09:49

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)