Upaya TPS Food Membranding Beras Cap Ayam Jago

Melansir data dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), angka konsumsi beras per kapita per tahun di Indonesia mencapai 130 kg. Itu artinya, kebutuhan akan beras mencapai 3 juta ton per bulan. Tak mengherankan, jika beras—sebagai produk komoditas sekaligus kebutuhan primer—hampir jarang mendapat sentuhan branding.

TPS Food adalah produsen beras Cap Ayam Jago yang terlihat aktif melakukan branding. TPS Food adalah produsen beras Cap Ayam Jago yang terlihat aktif melakukan branding.

Namun, tidak untuk Cap Ayam Jago, merek beras keluaran PT Tiga Pilar Sejahtera Food (TPS Food). Mengikuti jejak brand Gulaku—produk komoditi gula yang lebih dulu giat melakukan branding—TPS Food tampak serius membranding Cap Ayam Jago dalam tiga tahun terakhir ini.

Tengok saja serangkaian aktivasi marketing dan komunikasi yang dilakukan TPS Food untuk merek Cap Ayam Jago. Antara lain, melalui iklan di televisi dengan mengusung tagline “Beras Cap ayam Jago, Pilihan Ibu Jagoan” yang ditayangkan sejak tahun 2013 lalu, mengedukasi market di YouTube, menggelar kegiatan Public Relations (PR), mengikuti ekshibisi, hingga melakukan aktivasi merek dalam bentuk workshop.

Upaya komunikasi terintegrasi yang dilakukan TPS Food itu cukup beralasan. Mengingat, tahun 2020 TPS Food menargetkan raihan pangsa pasar 5% di pasar beras nasional—di mana saat ini pangsa pasar Cap Ayam Jago baru mencapai 1,25%. Selain massif melakukan kegiatan marketing komunikasi, demi mencapai target tersebut, TPS Food melakukan ekspansi dengan meresmikan pembukaan salah satu anak perusahaan divisi beras, yaitu pabrik beras PT Sukses Abadi Karya Inti (SAKTI), pada Maret 2014 lalu.

Pabrik SAKTI yang terletak di daerah Sragen-Solo itu telah menggunakan teknologi pengolahan beras termodern dari Jepang SATAKE—yang notabene mempunyai kapasitas produksi beras sebesar 240.000 Ton beras per tahun. Penggunaan teknologi termodern itulah, yang kemudian menjadi added value Cap Ayam Jago dibandingkan produk beras lainnya.

Tak mengherankan, jika cara kerja produksi beras berteknologi canggih dari Cap Ayam Jago itu pun dikomunikasikan TPS Food melalui video iklan di YouTube. Selain itu, TPS Food juga melakukan langkah edukasi market lewat format workshop bertajuk “Beras Berkualitas Mendukung kualitas Hidup Keluarga Indonesia”.

Selain itu, TPS Food menmanfaatkan kanal PR dengan mengundang puluhan wartawan dari berbagai media untuk ikut blusukan ke pabrik beras SAKTI lewat format "Tour de Solo & Sragen" pada 4-5 November 2014 lalu. Para wartawan diundang untuk mendatangi ladang sawah yang merupakan lokasi binaan TPS Food guna menyuplai gabah-gabah berkualitas.

Sebelumnya, tahun 2012 lalu, TPS Food juga telah mengikuti Pameran Produk Industri Makanan dan Minuman di Plasa Pameran Industri, Kementerian Perindustrian, Jakarta. Pada pameran tersebut TPS Food memamerkan merek Cap Ayam Jago serta merek-merek keluaran TPS Food lainnya, seperti Mie 2 Telor, Bihun Superior, Snack Taro, Mie Kremezz, Growie,dan Permen Gulas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)