Startup Tricks: 4 Cara Simple Untuk Mendapatkan Deal

Menciptakan kolaborasi dan mendapatkan deal yang menguntungkan adalah hal yang krusial untuk sebuah start up. Namun kita sering menemui pebisnis yang mengeluh sulitnya mendapat sebuah deal dari tawaran yang mereka ajukan. Baik itu kepada para partner, pelanggan, maupun investor. Padahal, gagal deal bisa berakibat buruk bagi kredibilitas bisnis. Bagaimana tips dan trick untuk mendapatkan deal yang menarik? Simak point-point yang disajikan oleh Plug and Play Indoneisa di bawah ini:

1. Before you speak, Listen.

Tentu Anda tahu betapa annoyingnya saat dipaksa membeli sesuatu yang tidak Anda butuhkan bukan? Masalahnya bukan karena Anda tidak membutuh produk tersebut, bukan pula karena mereka tidak menyampaikan benefit yang akan Anda dapatkan. Justru, seringkali benefit adalah hal pertama yang mereka highlight. Namun, Anda tidak suka dipaksa, and that is why most of the time you choose to ignore them. Lagipula, benefit yang ditawarkan pun terdengar terlalu umum karena mereka tidak dapat menjabarkan benefit yang memang tailored just for you (eventhough they might have it). Why? Simply because they don’t spend time to listen to your problem. Nah, hal yang sama akan terjadi jika kita memiliki pola pikir yang salah. Seringkali, kita memikirkan bagaimana caranya membuat orang lain membeli produk / service yang kita punya. Hal ini tentu tidak bisa sepenuhnya kita salahkan. Namun, alangkah baiknya jika kita sedikit mengubah pola pikir ini. Mengapa? Jawabannya simple, karena hal tersebut dapat memberikan cara komunikasi dan impression yang jauh berbeda. Hal ini semudah mengubah kalimat “Saya ingin menawarkan produk bla bla bla...” dengan sebuah pertanyaan “I really love what you’re doing and I’d like to help. Apa ada yang bisa saya bantu?” Dengan mendengarkan permasalahan yang mereka punya, Anda pun bisa lebih mengerti produk apa yang bisa ditawarkan. Most importantly, you’ll know better on how to elaborate.

2. You might want to consider another startup

Startup seringkali memberikan deal yang lebih generous kepada startup lainnya. Meskipun tidak memiliki daya beli sebesar perusahaan besar, startup berfokus pada growth dan menggunakan semua resources untuk mencapai objektif ini. Selain itu, birokrasi di startup pun tidak begitu banyak, sehingga jual-beli ataupun kerja sama dapat diproses dengan lebih cepat.

3. Jadilah kreatif

Deal terbaik adalah yang paling kreatif. Lihat sumber daya apa yang Anda miliki saat ini. Jangan takut untuk mengerahkan semuanya, bahkan dalam cara yang ortodoks sekali pun. Tujuannya adalah untuk memberikan apa yang sebenarnya kurang penting bagi Anda tapi penting bagi mereka dan mendapatkan apa yang kurang penting bagi mereka namun sangat penting bagi Anda. Misalnya, saat ini Anda menjalankan bisnis web developer. Salah satu web engineer anda kurang produktif karena banyak proyek yang sudah selesai. Anda bisa memberikan fitur web engineer tambahan untuk deal berikutnya sehingga rekan bisnis Anda mendapatkan apa yang mereka butuhkan.

 4. Jangan dibuat rumit

Deal yang rumit sangat sulit untuk disetujui. Pasalnya, kerumitan hanya akan membuat bingung, ragu, salah paham, bahkan menyakiti hati orang lain. Dalam setiap negosiasi, tunjukkan apa yang jadi keuntungan masing-masing pihak secara gamblang dan benar-benar fokus terhadap hal tersebut. Sisanya, yang berkaitan dengan hal ‘lain-lain’, usahakan untuk sesederhana mungkin tanpa membuat rekan bisnis kamu merasa bingung. Kunci dalam menciptakan sebuah deal yang efektif adalah memastikan agar kedua belah pihak sama-sama diuntungkan dan setiap keuntungan disebutkan secara jelas dan sederhana. Dengan begitu, peluang untuk bisa mendapatkan deal dari setiap tatap muka dapat lebih besar.
Tags:
deal start-up

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)