Industri Lesu, AHM Luncurkan Motor Hemat Bahan Bakar

Kendati pasar sepeda motor nasional pada kuartal I 2015 melemah, penjualan beberapa jenis produk Honda justru menguat. Hal itu ditunjukkan tipe Honda Vario Series yang mencatat angka penjualan hingga 343.292 unit atau tumbuh 3% dibanding kuartal yang sama di tahun lalu. Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) pada kuartal I/2015, penjualan sepeda motor nasional tercatat melemah 19,1% atau hanya terjual 1.605.043 unit dibandingkan penjualan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 1.984.076 unit.

AHM

Menurut Direktur Marketing PT Astra Honda Motor Margono Tanuwijaya, penurunan ini disebabkan daya beli masyarakat akibat kenaikan biaya-biaya operasional sehari-hari. Faktor pelemahan nilai rupiah pada mata uang asing juga memberikan kontribusi pada penurunan ini, tapi tidak signifikan. Belum membaiknya harga komoditas, yang bahkan cenderung terus menurun, semakin memperparah kondisi ini.

“Selain itu, belum berjalannya proyek-proyek infrastruktur juga berpengaruh terhadap industri ini. Dengan pelemahan ini, sepertinya industri roda dua akan kesulitan mengejar ketertinggalan penjualan seperti tahun lalu. Tapi optimisme tetap ada jika melihat apa yang terjadi di AHM terutama dengan segmen skutik, bebek dan sport,” kata Margono saat ditemui MIX di Jakarta, pada Mei 2015.

Secara nasional, segmen motor skutik menurun sebesar 5.5% dengan total penjualan sebesar 1.207.758 unit dibandingkan penjualan pada periode yang sama tahun lalu sebesar 1.278.612 unit. Namun yang unik, di tengah kelesuan itu, penjualan skutik Honda justru tumbuh sebesar 3% (dari 904.239 unit di Q1/20014 menjadi 931.207 unit di Q1/2015). Honda Vario series sendiri juga berhasil memikat pecinta skutik dengan angka penjualan 343.292 unit dibandingkan dengan kuartal yang sama 2014 sebanyak 332.424 unit (tumbuh 3,3%). Total penjualan Honda selama Q1/2015 ini sudah tercatat sebesar 1,46 juta unit.

“Di tengah kondisi pasar sepeda motor nasional yang terus melemah pada awal tahun ini, penjualan skutik Honda tetap baik. Bahkan di tengah maraknya skutik baru, penjualan Vario series justru semakin laris. Hal ini merupakan salah satu bentuk kuatnya kepercayaan konsumen untuk selalu menggunakan produk skutik terbaik Honda,” ujar Margono sumringah.

Melalui pencapaian penjualan tersebut, Honda Vario Series berhasil meningkatkan kontribusinya terhadap penjualan segmen skutik secara nasional sebesar 28,4%, meningkat dari angka tahun lalu yang 26%. Peningkatan kontribusi tersebut semakin memperkokoh posisi Honda sebagai Raja Skutik Nasional dengan ‎pangsa pasar 77,1% pada Q1/2015, meningkat dari pencapaian tahun lalu yang sebesar 70,7%. Honda Vario Series pun tercatat sebagai skutik terlaris kedua setelah Honda Beat, semakin jauh meninggalkan model-model skutik pesaingnya.

Strategi inovasi produk yang hemat bahan bakar di tengah melonjaknya harga BBM untuk kategori premium dan pertamax milik Pertamina disebut menjadi faktor keberhasilan Honda tetap berkibar di tengah lesu pasar roda dua. Lebih dari itu, sebut Margono, strategi pemasaran melalui community approach dan customer engagement dengan konsumen yang diusung lewat berbagai event nasional dan daerah pun turut serta meningkatkan angka penjualan.

Bahkan diakui General Manager Sales Division PT Astra Honda Motor, Thomas Wijaya, beragam pengembangan desain dan teknologi terbaru seperti Honda Smart Technology, Combi Brake Sistem dan Idling Stop Sistem, yang disematkan pada skutik Honda direspon positif dan bermanfaat bagi masyarakat. “Menutup Q1/2015, skutik Honda berhasil mengukuhkan diri sebagai model skutik terlaris di Indonesia meninggalkan jauh model-model skutik para pesaingnya,” ujarnya.

Sementara untuk menghadapi Q2/2015, berbagai momentum festive season seperti Ramadhan dan Lebaran pun turut disiapkan AHM untuk mendongkrak angka penjualan lewat aktivitas Above The Line (ATL) dan Below The Line (BTL). Selama ini mereka konsisten mengadakan berbagai event tahunan seperti mudik bersama, acara Ramadhan Bersama Komunitas hingga TV Commercial khusus Ramadhan. Menurut Thomas, AHM berupaya memanfaatkan setiap potensi untuk mengantisipasi kondisi ekonomi tanpa harus menunggu stimulus pemerintah melalui berbagai proyek dan program yang dijalankan.

Berdasarkan data penjualan, secara keseluruhan, pada Q1/2015 skutik masih menjadi penyumbang terbesar penjualan sepeda motor Honda dengan kontribusi hingga 85,2% dari total penjualan Honda sebanyak 931.207 unit. Sementara itu, di segmen bebek, Honda tetap menjadi market leader nasional melalui total penjualan sebanyak 105.769 unit dengan pangsa pasar sebesar 49,8%. Kontribusi penjualan terbesar diperoleh dari Honda Supra Series dengan total penjualan 51.234 unit. Terakhir di segmen sport, pada periode Januari-Maret 2015 Honda mampu menjual 56.418 unit dengan pangsa pasar 30,5%. Kontribusi terbesar diberikan oleh Honda Verza 150 yaitu 20.675 unit.

Willy Suwandi Dharma, CEO Adira Multi Finance:
Industri Pendukung Terkena Imbas

Pages: 1 2

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)