Fujitsu Patok Penjualan 1.000 Unit untuk 8 Model Pemindai Seri fi

MIX.co.id - Fujitsu resmi merilis delapan model baru pemindai gambar komersial dalam "Seri fi". Ke-8 model baru tersebut adalah empat model ADF(1), fi-8190, fi-8170, fi-8150, dan fi-8150U; serta empat model yang dilengkapi flatbed, fi-8290, fi -8270, fi-8250, dan fi-8250U.


"Kami melihat kebutuhan akan mesin pemindai (scanner) dari masa ke masa semakin meningkat. Fitur-fitur pun harus terus dikembangkan agar sesuai dengan kebutuhan pengguna. Inilah yang mendasari Fujitsu untuk terus berinovasi menyematkan teknologi dalam setiap produknya. Agar setiap produk yang ada di tangan pengguna dapat mendukung kebutuhan pekerjaan, bukan hanya sebatas pelengkap alat kerja,” papar Presiden Direktur Fujitsu Indonesia Atsushi Kawashima.

Pasar pemindai di Indonesia juga masih sangat menjanjikan, seiring dengan tren tranformasi digital yang tengah terjadi di perusahahaan-perusahaan di Indonesia.

Ditambahkan Joni Irwanto, Head of Fujitsu Platform Product Fujitsu Indonesia, "Di Fujitsu pun kami bertranformasi, dengan melakukan rebranding menjadi Fujitsu Uvance. Dengan rebranding ini, kami juga berubah dari IT Company, menjadi DX Company (Digital Experience Company)."

Dengan rebranding itu, lanjutnya, Fujitsu juga fokus pada empat hal, sustainability manufacturing, consumer experience, healthy living, dan trusted society. "Ada tiga area yang kami garap, yakni digital shitf, bisnis application, dan hybrid IT. Kami juga memiliki solusi yang sudah kami kembangkan untuk menjawab kebutuhan di semua sektor industri tersebut, antara lain dengan meluncurkan delapan model pemindai terbaru ini," papar Joni.

Lebih jauh ia menjelaskan, untuk sustainability manufacturing misalnya, Fujitsu akan memberikan solusi kepada para pelaku usaha agar manufaktur mereka ke arah sustainability seperti otomasi, mengolah limbah, agar tidak merusak lingkungan, dan sebagainya. Pendeknya, Fujitsu membantu pelaku bisnis, terutama di sektor industri, dengan menjalankan sistem dan yang lebih baik, dengan solusi fujitsu.

Terkait delapan model pemindai terbaru ini, dituturkan Joni, Fujitsu menyasar segmen SMB (Small Medium Business) dan enterprise, di antaranya pemerintahan seperti BPN (Badan Pertanahan Nasional) yang sudah mulai menggunakan sertifikat digital, perbankan, logistik, dan sebagainya. "Bahkan, ada perusahaan yang menawarkan jasa untuk mendigitalkan dokumen. Ini juga yang kami sasar," lanjutnya.

Terkait keunggulan produk, Fujitsu Image Scanner fi-8000 Series tercatat yang tercepat di kelasnya, memiliki produktivitas yang sangat baik pada 90 ppm / 180 ipm (3) (dupleks), berkapasitas besar yang memuat hingga 100 lembar sekaligus, dan dilengkapi dengan "Kontrol Pemisahan Otomatis" pertama di dunia.

Selain itu, kedelapan seri scanner yang dirilis ini juga sudah memenuhi ketentuan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sesuai aturan pemerintah untuk mewujudkan kemandirian sektor industri dalam negeri.

Dibandrol mulai dari harga Rp 16 juta hingga Rp 40 juta, delapan model pemindai terbaru dari Fujitsu ini dipasarkan melalui tiga distributor dan dapat diperoleh di marketplace Tokopedia, Bukalapak, dan Shopee. Selain itu, produk ini juga didukung oleh 34 jaringan service center yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Target kami untuk delapan model ini, dapat terjual 1.000 unit dalam setahun," pungkas Joni, yang menyebutkan bahwa Fujitsu rutin menggelar program edukasi 'Document Solution Day'.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)