Prestasi menggembirakan datang dari penyelenggaraan World Summit Award Mobile (WSA-Mobile) 2013 di Abu Dhabi, pada 3 -5 Februari lalu. Tak diduga, perusahaan aplikasi mobile asal Indonesia, Harpoen Indonesia, menjadi juara dunia dalam kategori pariwisata dan budaya. Dalam ajang yang dua tahunan tersebut Harpoen harus melalui berbagai tahapan kualifikasi dari tingkat Indonesia hingga internasional. Dan akhirnya dinobatkan sebagai salah satu juara pada Rabu (6/2) lalu.

Perusahaan aplikasi mobile Harpoen Indonesia berhasil memenangkan World Summit Award Mobile (WSA-Mobile) 2013 di Abu Dhabi, pada 3-5 Februari lalu, untuk kategori pariwisata dan budaya.

“Kami merasa sangat berterima kasih dapat penghargaan tingkat global dari juri – juri yang begitu berbobot,” ujar Agatha Simanjuntak–Ellis, salah satu pendiri Harpoen, dalam siaran pers yang diterima MIX. Kembali ia menambahkan, “Tentunya kami sangat bangga dapat membawa nama Indonesia ke kompetisi ini.”

Dalam WSA-Mobile 2013, Harpoen bergabung dengan tujuh aplikasi mobile lainnya dari seluruh dunia menjadi delapan juara dunia di acara dua tahunan yang didukung oleh PBB tersebut. Penghargaan ini dilaksanakan oleh Pusat Internasional Austria untuk media baru dengan dukungan pemerintah Uni Emirates Arab. “Harpoen adalah aplikasi mobile pertama dari Indonesia yang mendapat gelar ini,” sebut Agatha.

Harpoen mengalahkan platform mobile untuk penerbitan panduan wisata dari Italia, pemesanan layanan taksi global dari Estonia, sebuah aplikasi pengalaman spontan-spontan dari Uganda, dan pemandu wisata mobile dari Austria yang mempunyai lebih dari 3,5 juta unduhan untuk dinobatkan sebagai juara dalam kategori pariwisata dan budaya ini. Juara lainnya termasuk iButterfly dari Hong Kong di mobile commerce, RoadRoid dari Swedia dalam pemerintahan ponsel, Proyek Noah dari Kanada dalam pendidikan seluler, dan HandTalk dari Brasil di pemberdayaan mobile.

Presentasi Harpoen memamerkan kasus aktual penggunaan global dengan puluhan ribu pengguna meninggalkan 50 ribu pesan dan kenangan di seluruh dunia sejak soft launch Harpoen 1.0 pada Maret 2012. “Harpoen 2.0 dirilis pekan lalu di Jakarta secara diam-diam, dan sejak saat itu total unduhan serta kegiatan dalam aplikasi telah meningkat pesat. Untuk penggunaan yang lebih luas lagi, Harpoen 2.0 untuk Android akan segera dirilis pada Maret 2013,” pungkas Agatha.

Kesuksesan Harpoen tidak lepas dari campur tangan Bubu.com yang pertama kali mengorbitkan, dengan Shinta Dhanuwardoyo selaku Founder adalah inisiatornya. Shinta sendiri sudah menjadi country expert dari WSA sejak tahun 2009.

Untuk dapat memenangkan salah satu kategori yang diperlombakan di ajang bergengsi ini, setidaknya Harpoen Indonesia harus berhadapan dengan anggota juri yang memilih berdasarkan keunikan konsep, pelaksanaan, potensi untuk menjangkau khalayak global, dan penerapan komersial. Anggota juri terdiri dari CEO beberapa tokoh dan ahli strategi di industri ponsel, diantaranya Ralph Simon dari Inggris, Gary Swartz dari Kanada, Harri Koponen, COO dari Rovio, dan Dolby, eksekutif dari SAP.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)