Sebagai salah satu produk antivirus yang sudah mendunia, Norton, kembali merilis versi terbaru di tahun 2012 ini. Sebuah software antivirus yang diyakini lebih aman dan memiliki kinerja lebih baik dari edisi sebelumnya. Maka bertempat di Mal Ratu Plaza, Jakarta, secara resmi Norton Internet Security dan Norton AntiVirus diluncurkan pada Kamis (13/09).

Rita Nurtika, Consumer Sales Manager, PT Symantec Indonesia, mengatakan, kehadiran Norton Versi terbaru ini merupakan update product yang terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan konsumen terhadap software antivirus yang lebih baik. Rita pun menuturkan, “Berdasarkan Norton Cybercrime Report per September 2012, 7 dari 10 orang di dunia terinfeksi virus. Hal itulah yang menjadi dasar untuk terus memberikan yang terbaik melalui produk terbaru,” paparnya.

Selain itu kebutuhan program antivirus di Indonesia sebenarnya masih cukup tinggi, menurut Rita, di tahun 2007 – 2008 pembajakan software, terlebih antivirusbegitu gencar, dan masyarakat pun terkesan menghalalkan penggunaannya. Maka selepas medio 2008, ungkap Rita, Norton terus melakukan edukasi kepada konsumen di Indonesia untuk menggunakan original product.

Kebutuhan yang besar di Indonesia pun, kami penuhi dengan memberikan harga yang relatif bisa dijangkau user” tutur Rita. Kembali Rita menjelaskan, harga yang dibanderol untuk Norton Internet Security berkisar Rp 280 ribu, sedangkan untuk Norton AntiVirus dilabeli dikisaran harga Rp 225 ribu.

Lebih jauh Rita menjelaskan, harga-harga tersebut dimaksudkan selain memberikan kualitas yang terbaik, juga agar mengedukasi masyarakat untuk selalu menggunakan produk asli. “Karena bagaimanapun produk yang asli memiliki kemampuan untuk bekerja secara maksimal dan lebih baik”, katanya.

Segmen pasar yang diincar produk ini, tutur Rita, siapapun bisa menggunakan, segmennya sangat luas, biasa personal user maupun yang lainnya. Sebagai brand pun, Norton memiliki kekuatan yang cukup besar untuk mampu bersaing dengan kompetitor lain, “Selama satu tahun terakhir, tepatnya di tahun 2011, Norton sudah membukukan penjualan sebanyak 80.000 unit” tegas Rita.

Terkait ketersediaan produk pun, Norton tampaknya sudah memikirkan banyak hal untuk menjangkau konsumen. “Kami menempatkan produk kami di banyak tempat, bahkan kami pun hadir di traditional market dengan tujuan menjangkau dan mengedukasi masyarakat menggunakan software asli”, terang Rita.

Maka program edukasi yang diterapkan oleh Norton pun kini fokus mengincar kampus-kampus sebagai target. “Di pasar, masyarakat sudah aware terhadap produk asli, namun penggunaannya masih kurang sehingga kami terus mengedukasi,” imbuh Rita.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)