Amazon Saja Merasa Tak Bisa Hidup Hanya Dari Perdagangan Online

Amazon seakan tidak bisa hidup dengan hanya mengandalkan bisnis online saja. Perusahaan ini semakin bergerak ke dunia fisik, membuka ruang di mal, dan distrik perbelanjaan.

Toko Whole Foods

Amazon identik dengan belanja online. Raksasa e-commerce sekarang menguasai sekitar setengah dari semua penjualan online di Amerika Serikat. Namun muncul kabar bahwa Amazon.com berencana membuka puluhan toko grosir di beberapa kota besar AS.

Menurut laporan koran Wall Street Journal, awal Maret lalu, raksasa ritel online itu ingin memperluas jangkauannya dalam bisnis makanan dan menyentuh lebih banyak aspek kehidupan konsumen. Konsep tokonya akan sangat berbeda dari toko Whole Foods Market yang sudah mereka miliki.

Ini semakin memperkokoh anggapan bahwa Amazon seakan tidak bisa hidup dengan hanya mengandalkan bisnis online saja. Perusahaan ini semakin bergerak ke dunia fisik, membuka ruang di mal, dan distrik perbelanjaan.

Keputusan memperbesar dan memperluas jaringan toko fisiknya itu makin menunjukkan ambisi perusahaan untuk menjadi yang lebih besar dari sekadar e-commerce. Amazon berambisi menggabungkan kecakapan digitalnya dengan kenyamanan ritel fisik.

Salah satu alasan yang mungkin, seperti yan disampaikan oleh sumber anonim kepada CNBC tahun lalu, perusahaan melihat penjualan online naik di daerah yang memiliki toko Amazon fisik. Riset mereka memberikan gambaran bahwa toko fisik berhasil meningkatkan kesadaran pelanggan akan merek tersebut, dan ini merupakan bahan bakar tambahan bagi mesin Amazon.

Untuk mewujudkan ambisinya itu, raksasa ritel ini dilaporkan telah menandatangani kontrak sewa beberapa lokasi di kota-kota di seluruh negeri, termasuk San Francisco, Seattle, Chicago, Philadelphia, dan Washington DC.

Yang pertama adalah Los Angeles. Laporan itu mengklaim bahwa Amazon akan membuka toko itu pada akhir tahun ini, walau diakui bahwa perjanjian sewa itu tidak menjamin perusahaan membuka toko di semua lokasi yang disewa.

Tampaknya Amazon ingin meraih sektor pasar yang lebih besar dengan menawarkan berbagai barang yang lebih luas di toko bahan makanan baru ini daripada yang ditawarkan di lokasi Whole Foods.

Whole Foods dianggap sebagai rantai toko grosir kelas atas dan terus memiliki standar kualitas makanan yang ketat untuk barang yang dijualnya seperti tanpa perasa atau pewarna buatan, pengawet, pemanis, dan sebagainya.

Amazon 4-star

Beberapa waktu lalu, Amazon membuka toko fisik Amazon 4-star beberapa lokasi seperti New York City; Berkeley, California; dan Lone Tree, Colorado. Amazon 4-star hanya menjual barang-barang yang mendapat peringkat empat bintang atau lebih dari pelanggan Amazon.com. Konsep baru Amazon yang hanya menyediakan barang-barang empat bintang atau lebih itu berarti hanya yang dijual disitu adalah produk-produk terbaik pilihan pelanggan.

Amazon 4-star yang pertama dibuka di lingkungan SoHo di Manhattan pada 27 September 2018 lalu.   Dua lagi baru-baru ini dibuka di Berkeley, California, dan Lone Tree, Colorado, sebuah tempat di pinggiran kota Denver.b

Toko ini pada dasarnya menggunakan format yang sama dengan toko buku Amazon. Tetapi, toko ini  menyediakan kategori produk yang lebih banyak, termasuk mainan dan permainan, rumah dan dapur, dan buku. Amazon bintang 4 menggunakan ulasan pelanggan yang sama dengan Amazon Books dan proses checkout serta pembayaran tanpa uang tunai.

Amazon juga memiliki pusat penjemputan yang mirip dengan kantor pos. Di tempat ini pelanggan dapat  mengambil paket Amazon atau mengembalikannya. Sebelum mengambil, pelanggan mendapat pemeritahuan tentang pengiriman barang dan lokasi pengambilannya. Barang-barang itu siap saat pelanggan siap untuk mengambilnya. Paket dapat disimpan di sana hingga dua minggu.

Perlu mengembalikan barang? Layanan ini gratis, karena sebenarnya tidak perlu melalui surat. Amazon tidak menjelaskan secara detail berapa banyak lokasi seperti ini yang ada di Amerika Serikat, tetapi jumlahnya setidaknya 30 dan terus bertambah.

Amazon Go, toko serba ada jenis baru. Amazon Go adalah toko masa depan. Tanpa antrian atau proses checkout, toko ini menggunakan kamera dan sensor untuk melacak apa saja yang dimasukkan pembelanja ke keranjang belanjaannya. Kemudian, Amazon menagih pembelanja melalui akun Amazon mereka.

Go store pertama ini dibuka untuk umum pada 22 Januari 2018 setelah periode uji coba yang panjang. Amazon sekarang mengoperasikan enam toko seperti ini di Seattle, Chicago, dan San Francisco.

Sekarang ada dua format Go. Satu berfokus pada makanan segar dan makanan ringan, sementara yang lain memiliki pilihan bahan makanan terbatas. Menurut Bloomberg, perusahaan itu dilaporkan berencana untuk membuka hingga 3.000 toko Go di seluruh negeri.

Akuisisi atas Whole Foods juga membuat Amazon memiliki jaringan toko fisik nasional yang besar. Sebelum diakuisisi  Whole Foods merupakan rantai tempat belanja nasional dengan lebih dari 450 toko. Dengan kekuatan Amazon di belakangnya, Whole Foods memiliki potensi untuk menjadi sesuatu yang lebih besar.

Amazon juga menjalin kemitraan dengan Kohl. Disini Amazon menjual perangkat Amazon dan menerima pengembalian di beberapa toko. Kohl memulai pengembalian Amazon di 82 toko di Chicago dan Los Angeles pada Oktober 2017. Pengembalian gratis, dan mereka tidak perlu dikemas sebelum pengantaran.

Beberapa toko juga menampilkan "pengalaman rumah pintar Amazon" dengan bagian terpisah yang menjual perangkat Amazon, sangat mirip dengan model toko Pop-Up Amazon. Agustus 2018 lalu, kemitraan dengan Kohl diperluas ke lebih dari 100 toko dan Milwaukee ditambahkan menjadi area pengujian berikutnya.

Amazon mengoperasikan versi modifikasi pusat penjemputan Amazon di beberapa universitas. Amazon juga memiliki sederetan toko buku di kampus-kampus, yang beroperasi atas kerjasama dengan sekolah.

Selain menawarkan buku dan persediaan untuk siswa, toko juga beroperasi seperti pusat penjemputan Amazon di mana pelanggan dapat mengambil dan mengembalikan barang di sana.

Pada tahun 2017, Amazon mengumumkan inisiatif untuk mengoperasikan layanan perangkat khusus Amazon Locker yang disebut Instant Pickup.

Disini petugas memasukkan barang-barang dari toko ke dalam slot, siap untuk diambil oleh pelanggan dengan cara yang mirip dengan mesin penjual otomatis. Namun, Amazon mengakhiri penjemputan instan tahun 2018.

Amazon terus memperluas rantai toko buku fisik dengan membuka toko buku di kota-kota besar seperti Seattle, Chicago, dan New York. Toko-toko ini beroperasi persis sama dengan toko buku online Amazon, dan memungkinkan pengunjung untuk menelusuri pilihan yang dikuratori sebagaimana muncul di situs. Saat ini terdapat 17 toko buku fisik Amazon.

Amazon juga memiliki Amazon Fresh, yang sekarang disebut Prime Fresh. Para member Prime Fresh yang memesan bahan makanan dapat memilih untuk mengambil pesanan mereka di dua lokasi di Seattle.

Amazon Lockers terdapat di beberapa toko kelontong dan menawarkan tempat alternatif untuk menerima paket bagi pelanggan yang tidak bisa mengirimnya atau tidak ingin mengirimnya ke rumah atau kantor mereka. Loker itu sekarang ditawarkan di tempat-tempat seperti toko serba ada, toko obat, dan toko kelontong, termasuk semua lokasi Whole Food.

Amazon juga menggunakan toko Pop-Up Amazon untuk memamerkan perangkat seperti gadget kepada pelanggan. Toko ini terdapat di mal-mal di seluruh negeri dan disediakan bagi pelanggan yang datang dan ingin merasakan penalaman menggunakan perangkat Amazon secara langsung.

Ini adalah tempat untuk mencoba sebelum orang membeli gadget mulai dari pendukung Alexa seperti Echo, Look, and Show, hingga pembaca elektronik seperti tablet Kindle dan Fire. Sekarang terdapat  hampir 80 lokasi Pop-Up Amazon di seluruh AS. Beberapa lokasi berada di toko Kohl dan Whole Foods.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)