Rilis ATIV Book 9, Samsung Kejar Pasar Notebook Premium

Setelah sukses dengan seri Galaxy di segmen smartphone berbasis Android, perusahaan asal Korea, Samsung, kini memperkenalkan seri notebook Ultra-slim terbaru, ATIV Book 9 Lite pada Kamis (29/8) di Jakarta. Digadang sebagai notebook ultra-slim yang memiliki performa kecepatan di atas rata-rata, produk ini membidik segmen pasar yang spesifik.

Samsung Electronics Indonesia targetkan penjualan PC/Notebook Samsung di Indonesia akan tumbuh sekitar 4,3%, atau sebanyak 3,8 juta unit yang terjual.

Dikatakan Ivan B, Head of Product Marketing PC PT Samsung Electronics Indonesia, “Produk terbaru dari Samsung ini menyasar konsumen seperti executive and young entrepreneur, mahasiswa, hingga creative workers yang membutuhkan mobile PC dengan akses yang cepat dan memiliki kemampuan maksimal.”

ATIV Book 9 Lite juga sudah dilengkapi dengan sistem operasi Windows 8. Menurut Ivan, sebagai notebook ringan berkualitas premium, line up terbaru dari ATIV Book Samsung ini cukup affordable dan dibanderol dengan harga Rp 7.999.000 untuk yang tipe layar sentuh dan yang tidak layar sentuh Rp 6.999.000. “Kami yakin dengan produk ultra-slim seharga USD 600-800 ini akan memenangi persaingan notebook premium di Indonesia dengan meraih 1/5 market share PC tanah air,” tutur Ivan.

Sementara itu, Sung Khiun, IT Business Director PT Samsung Electronic Indonesia mengatakan, “Pasar PC di Indonesia akan terus tumbuh meski tidak signifikan. Prediksi kami, penjualan PC Samsung di Indonesia akan tumbuh sekitar 4,3% dengan jumlah unit yang terjual mencapai 3,8 juta,” paparnya.

Pasar PC di tingkat regional Asia Tenggara saat ini tergolong sedang lesu. Hal tersebut diakui juga oleh Khiun yang mengungkapkan, penurunan terjadi hingga minus 2,8 persen dari tahun sebelumnya (2012) dengan nilai penjualan sebesar USD 16,8 miliar.

“Namun demikian, Samsung tetap optimis dengan pasar yang ada, dan malah mengantisipasi penurunan ini dengan mengganti strategi penjualan dengan lebih mengutamakan produk notebook yang berkualitas premium, salah satunya Samsung Ultra-slim,” ujarnya.

Sejak tahun 2012, pasar notebook di kategori Ultra-slim terus mengalami perkembangan, dengan pertumbuhan rata-rata 5 persen. Sementara, pada periode Q1 2013, tercatat tumbuh sebesar 11 persen, dan diperkirakan akan mencapai angka 20 persen di tahun 2015.

“Pertumbuhan itu wajar saja, karena kenaikan tersebut ditunjang dengan beralihnya pilihan konsumen dari netbook dan desktop dengan range harga sekitar USD 800, ke PC (notebook) Ultra-slim yang dibanderol sekitar USD 800 pula. Dengan harga yang sama, konsumen jelas memilih yang simple, compact, dan affordable,” pungkas Khiun.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)