Belajar dari Sukses Program Digital “ XL Bebas Liburan”

Jasmina Dewi Nashya from Digital Marketing XL AXIATA Jasmina Dewi Nashya from Digital Marketing XL AXIATA

“Program yang juga terbuka untuk pengguna operator lain itu ternyata 70 persennya adalah peserta dari pengguna operator lain. Dan pada tahapan berikutnya, mereka harus mengganti kartu mereka dengan XL serta me-re load. Pendeknya, program ini tak hanya loyalty program namun dapat menjadi acquisition program,” ia memaparkan.

Tentu saja program XL Bebas Liburan tak hanya menargetkan partisipasi peserta. Menurutnya, setiap program digital marketing yang digelar XL memiliki obyketif untuk menciptakan engagement antara brand dengan pelanggan maupun calon konsumennya. “Digital marketing XL harus tetap mengusung pesan-pesan dari brand XL. Termasuk, menciptakan word of mouth,” tuturnya.

Untuk itu, pada program XL Bebas Liburan Kedua yang menawarkan perjalanan traveling ke lima benua, XL mengusung pesan fitur Roaming XL yang menawarkan tarif terjangkau di lebih dari 50 negara. “Benefit Roaming XL dapat dirasakan pemenang ketika mereka melakukan petualangan di lima benua. Yakni, dengan menelpon atau SMS ke keluarga dan teman mereka di Indonesia,” yakinnya.

Digital Marketing team XL AXIATA Digital Marketing team XL AXIATA

Diakui Nashya, sejak dua tahun lalu, XL memang sudah merancang DNA digital marketing XL yakni sebagai Exploration Lifestyle, antara lain melalui travel, movie, music, gadget, hingga sport. Sejatinya, DNA tersebut harus mampu tercermin dalam setiap kegiatan digital marketing XL.

Sebagai bagian dari kendaraan perusahaan untuk membesarkan brand XL, digital marketing XL tak melulu media social. Namun, digital marketing XL meliputi website, social media (facebook, twitter, instagram, youtube, pinteres, dan 8tracks), region account yang merupakan media social XL yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia, digital placement (iklan di media-media online), hingga community online—misalnya melibatkan para blogger traveler dalam program XL Bebas Liburan lewa coaching clinic. Tentu saja, setiap program harus ada KPI (Key Performance Indicator) guna mengevaluasi efektivitasnya terhadap kinerja brand XL maupun terhadap pesan yang disampaikan.

Hasilnya? Dalam tempo dua tahun, XL sudah mampu menjadi yang pertama dari sisi jumlah pengguna Youtube maupun Twitter, jika dibandingkan oleh seluruh brand yang ada di Indonesia. Bahkan, akun facebook XL mampu menyabet penghargaan 12 kali untuk performance-nya di tingkat Asia Pasifik.

Pages: 1 2

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)